Meriah, One Day OMK Sedekenat Utara

dsc_0022SANMARDEPOK.COM – Ketika anak-anak muda keluyuran mencari hiburan di akhir pekan, ratusan orang muda justru meluangkan waktunya berkumpul sehari penuh dalam suatu acara berbau rohani. One Day itulah yang dilakukan orang muda Katolik (OMK) sedekenat utara.

Kegiatan ini digelar di Kompleks Sekolah Mardi Yuana (MY) Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/11/2016). Acara ini dibuka oleh Pastor Paroki St Markus RD Marselinus Wahyu Dwi Harjanto, Sabtu pukul 08.00 pagi.

One Day OMK Sedekenat Utara 2016 ini menurut Ketua Panitia Thomas Otto Mahesa Pandu Waneko alias Oki, diikuti oleh perwakilan dari tujuh paroki dan satu stasi. OMK itu berasal dari Paroki St Paulus, Paroki St Herculanus, Paroki St Matius Depok, Paroki St Mathias Cinere, Paroki St Thomas, Stasi Bunda Maria Ratu, Sukatani, Cimanggis Depok.

Panitia One Day kali ini dipercayakan kepada OMK Paroki St Markus, Depok II Timur. Menurut OKI, meskipun persiapannya cukup kasib, One Day tersebut, akhirnya bisa terselenggara dengan baik berkat kerja keras dan semangat berdara-darah dari panitia dari OMK St Markus.

Seperti One Day sebelumnya, acara ini dimeriahkan dengan berbagai lomba seni dan olahraga. Tahun ini pun ada futsal, basket, tarik tambang, adu panco, mural art, tari modern, tari tradisional dan tari modern.

Ada pula lomba lagu rohani, pom boys, acustic band, dan akapela (atau) vocal grup tanpa iringan musik. Hampir semua jenis perlombaan dalam acara ini berlangsung meriah.

dsc_0039Khusus untuk futsal, dilakukan dengan pertangingan antar paroki dengan sistem gugur.  Futsal termasuk yang paling seru, karena saat pertandingan para supporter dari paroki bisa memberikan semangat dan dukungan kepada timnya dengan berbagai cara.

Seperti OMK Paroki St Paulus, ada tim supporter khusus yang dilengkapi dengan drum dan bendera raksasa. Mereka bergerak member semangat di mana tim OMK Paulus bertanding, kalau dari futsal selesai, mereka bergeser ke tarik tambang atau jenis lomba lainnya.

Para pemain futsal dalam pertandingan kali ini tidak melulu laki-laki, tetapi digabung dengan perempuan. Mereka pun menunjukkan pola permainan yang energik seperti halnya kaum laki-laki.

Namun, kemenangan tim bukanlah tujuan utama dalam kegiatan ini. Ketika OMK St Markus Depok II Timur kalah melawan OMK dari Paroki St Paulus, OMK St Markus tak kecil hati, biasa saja.

‘’Tidak penting menang atau tidak. Tetapi yang penting adalah kebersamaan dalam acara ini sungguh terjadi. Pokoknya meriah begitu,” ujar Sinyo OMK dari St Markus Depok II Timur .

Senada dengan itu, OKI pun berpendapat, kalau OMK sudah kumpul banyak, itu sudah luar biasa. ‘’Kebersamaan jauh lebih penting,’’ tuturnya. (Marcel Rombe Baan/Komsos)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.